Nana :Irba Syaifana
NIM :180910201004
Prodi :Administrasi
Negara
Dosen Pengampu : Dr. Selfi Budi Helpiastuti, M. Si.
Kepemimpinan
merupakan upaya mempengaruhi orang lain yang dipimpin untuk diubah pikiran,
perilaku, dan tindakannya, sehingga ia taat dan melaksanakan perintah untuk
mencapai tujuan yang diinginkan pemimpin. Dalam kepemimpinan, para pemimpin
memiliki karakter tersendiri dalam melakukan tugasnya. Karakter ini didasari
oleh:
- ·
Persepsi
seorang pimpinan tentang perannya selaku pemimpin
- ·
Nilai-nilai
yang dianut oleh pemimpin
- ·
Skap
dalam mengemudikan jalannya organisasi
- ·
Periaku
dalam memimpin, dan
- ·
Gaya
kepemimpinan yang dominan
Dari perbedaan karakter yang
dimiliki oleh pemimpin maka munculah sebuah studi mengenai tipe tipe kepemimpinan.
1. Tipe Diktatoris
Kepemimpinan tipe otiktatik merupakan
kepemimpinan yang sifatnya memaksa, yang biasanya menggunakan kekerasan. Pemimpin
merupakan pusat pembentuk segala kebijakan dan pengambilan keputusan, sehingga
dalam organisasi bawahan hanya sebagi pelaksana tugas dan perintah pimpinan sifatnya
wajib dilaksanakan.
2. Tipe Otokratis
Kepemimpinan ini sama halnya dengan
diktatoris, bedanya ia memaksa tetapi tidak menggunakan kekerasan. Kekerasan
hanya dilakukan ketika keadaan darurat saja agar segala sesuatu berjalan sesuai
rencana pemimpin.
3. Tipe Demokratis
Tipe kepemimpinan ini merupakan tipe
kepemimpinan yang paling ideal untuk digunakan. Dimana pemimpin memberikan
kewenangannya kepada bawahan (desentralisasi) untuk berbagi tugas dan pengambilan keputusan diambil secara
bersama agar mencapai tujuan secara maksimal. Pada tipe ini, pemimpin mau
mendengar ide atau suaraa dari bawahannya yag bertolak belakang dengan tipe
otokratis maupun ditaktoris.
4.
Tipe
Laissez-Faire
Tipe kepemimpinan ini ditandai dengan
pemimpin memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada bawahan dalam menentukan
tujuan dan aktivitas mereka. Pemimpin tidak berpartisipasi sehingga dalam tipe
ini munculah pemimpin-pemimpin informal.
5. Tipe Paternalistik
Tipe ini banyak terdapat di lingkungan
masyarakat yang sifatnya tradisional, dimana ikatan kekeluargaanya sangat kuat.
Sehingga pemimpin yang dipilih biasanya pemimpin yang dianggap sebagai bapak
yang sifatnya dapat melindungi dan dapat dijadikan sebagai tempat bertanya dan
untuk memperoleh petunjuk. Pemimpin tipe ini mengutamakan kebersamaan.
6. Tipe Kharismatik
Tipe kharismatik adalah tipe dimana seseorang
dijadikan pemimpin karna charisma yang ia miliki. Daya Tarik yang dimiliki
mampu dikagumi oleh banyak sekali pengikut meski para pengikut tidak memiliki
alasan konkret mengapa orang tersebut layak dijadikan pemimpn. Para pengikut
tidak memperhatikan nilai-nilai yang dianut oleh pemimpin tipe kharismatik,
sehingga pemimpin tersebut bisa saja memimpin menggunakan tipe dictatorial,
otokratik, demokratis, ataupun laissez-faire
sumber:
Siagian,
Sondang P. 2003. Teori & Praktek Kepemimpinan. Jakarta:PT RINEKA CIPTA.
SE,
Winardi. 1990. Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta:PT RINEKA CIPTA